Selasa, 14 Februari 2012

Cinta: Populer dan Laris Manis


Pertama aku mau menggeser sedikit pertanyaan dari #BBCblogdetik “Cinta Apa Yang Lagi Laris di Indonesia Sekarang?” , menjadi “Cinta Apa Yang Lagi Populer di Indonesia Sekarang?”. Karena kalau udah populer sebuah cinta maka akan laris. Laris di gunakan, ditirukan etc. ya gak semuanya se… tapi bisa bikin Boming media paling tidak, :D.

Next, to the point..

Kalau jaman dulu kisah percintaan di Indonesia yang terkenal adalah kisah cintanya “siti Nurbaya”, kisah tentang “ Kasih Tak Sampai”. Dimana siti nurbaya menjalin kasih dengan samsul bahri tapi tidak berlanjut ke perninakahan, karena samsul bahri sendiri dipaksa pergi ke Batavia (Jakarta), dan kemudian siti nurbaya memaksakan diri untuk menikah dengan Datuk Maringgih seorang Kaya raya, keputusan siti nurbaya ini dikarenakan ingin melepas jeratan hutang yang menimpa bapaknya siti nurbaya.

Atau kisah tentang Roro Jonggrang yang legendaris, sebuah kisah yang populer dari tanah jawa, tepatnya Jawa Tengah. Yang mengisahkan keajaiban asal mula candi prambanan, cadi sewu, keraton  Ratu baka dan arca Dewi Durga. Dimana Roro jonggrang (dara gadis langsing) akan di persunting oleh Raden Bandung Bondowoso, namun Roro jonggrang memberi dua syarat yang harus dipenuhi, salah satunya adalah membuat seribu candi dalam satu malam. Yang akhir ceritanya semua syarat itu terpenuhi dan Rorojonggrang pun di kutuk menjadi batu di ruang arca Dewi Darga karena kelicikan dia.

Masih banyak lagi kisah-kisah percintaan populer yang berasal dari Indonesia yang sebatas dongeng atau mitos atau memang benar adanya. Akan tetapi jika kita melihat kisah cinta yang populer di Indonesia untuk sekarang ini, ya di Indonesia yang uda masuk dalam era modern, ada yang tahu?
Pada dasarnya kepopuleran cinta diindonesia maupun di manapun, tidak lepas dari cara menggunakan cinta artinya populer dan laris manisnya cinta itu dikarenakan dua sejoli dalam memproses cinta mereka mampu menarik perhatian khalayak banyak.

Masih ingat program-program tivi “kontak jodoh” ? , itu salah satu penggunaan cinta yang populer pada masa itu, dan berbondong-bondong orang pengen ikut acara itu, atau kalau gak bisa masuk program kontak jodoh maka mereka mencari jasa kontak jodoh.

Gak lama lagi, muncul program lagi Take me Out. Kalian juga pada tahu bagaimana kepopuleran program itu, dan laris manis lagi.

Tahun 2011-an muncul isu bahkan memang ada keberadaannya yaitu jasa Sewa Pacar , mirip-mirip dengan film-film ftv.  Tulisan sewa pacar ini pernah ditulis oleh teman blogger aku dengan judul “Bisnis Jaman Galau: Jasa sewa Pacar pun Laris!”.

Oke, masih banyak lagi kisah proses percintaan yang pernah dan masih populer dan laris manis di Indonesia  yang mederen ini, mereka pelaku percintaan selalu memutar otak mereka se-kreatif mungkin untuk memberikan suguhan cinta yang bisa populer dan laris manis. Mereka bisa mengambil pelajaran dari manapun berada,baik dari benda mati maupun benda hidup, bahkan dari iklan-iklan cinta yang sedang buuuming seperti sekarang ini, yaitu iklan: Setuja Mawar, mawar maafkan marwan, ayaamku manaaaa!, aku gak punyaaa pulsaaa….etc.

Terus, ada cinta yang lebih parah lagi, sebenarnya cinta seperti ini sudah ada sejak jaman dahulu kala, tapi baru bisa populer dan laris manis dijaman Indonesia sekarang, hal ini disebabkan karena teknologi infomasi yang begitu cepat dan mudah ditangkap oleh setiap manusia melalui tivi, ipad,iphone,smratphone dan lain lain. Yaitu cinta yang lagi populer dan LARIS MANIS dikembangkan di Indonesia adalah CINTA KORUPSI, CINTA BARANG IMPOR, CINTA KEKERASAN, CINTA PRODUK LUAR NEGERI (alutsita, pesawat),  CINTA BURUKNYA MORAL, CINTA BOLA (sayangnya disaat warga Indonesia cinta persepakbolaannya malah banyak kekerasan dan anarkis oleh supporter, dan ternodai oleh keburukan petinggi PSSI dalam menangani LPI &ISL)

Ah banyak lagi untuk menyebutkannya… ada yang mau nambahin?? Cinta yang lagi laris manis di Indonesia????? Yuk share di koment :)

Senin, 13 Februari 2012

Kenapa Cinta Dekat Sekali dengan Galau?

Ada pertanyaan dari #BBCBLOGDETIK, pertanyaannya “Kenapa cinta dekat sekali dengan galau?”
Oke, sebagai blogger newbi, aku mau mencoba menjawab dengan seadanya sahaja, tentunya dengan beberapa pengalaman cinta, bercinta dan cinta-cintaan.

Pertanyaannya cukup luas, mengatasnamaman cinta sebagai objek pertanyaan kegalauan manusia, kenapa pertanyaannya gak yang lebih spesifik aja? Misalkan, putus cinta dekat dengan galau, jatuh cinta dekat dengan galau, etc. kan lebih mengena.

Udah ah, gak usah basa basi, langsung sahaja.
jadi begini, kita ketahui dulu apa itu Galau, Galau : galau itu bukan bahasa sansekerta tapi galau itu bahasa yang sering di ucapkan anak-anak muda sekarang, galau itu sejenis dengan dan bisa diartikan dengan cemas, khawatir, resah, was-was dan kacau etc.

Cinta, cinta itu apasih? Banyak definisi, soal cinta. Cinta itu mempunyai arti dan pemahaman berbeda sesuai dengan umur manusia. Biar gak pusing Aku ambil aja referensinya dari Wikipedia.com bahwa cinta itu sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi.
Nah jika dua kata itu digabungin menjadi sebuah pertanyaan “Kenapa cinta dekat sekali dengan galau?” akan ada juga beberapa jawaban sesuai dengan Kaca mata / sudut pandang keberadaan Cinta itu.

1.      Galau Cinta Berada pada masa Pacaran:
Pacaran bisa menggalaukan diluar bayangan, misalkan sepasang kekasih lagi makan di warung-warung di maal, tiba-tiba si cowok ijin mau ketoilet, sicewek merasa nunggunya lama dan bisanya cuman clingak-clinguk kayak orang ilang, penggalauannya pun dimulai dengan, gigit jari, jambak rambut, keluarin kosmetik, mainan bbm twitter, dan nyampek sicowok datang-pun siceweknya masih main bbm-an sambil pasang muka mecucu (cemberut), dan kemudian sicowok ngerapiin meja penuh kosmetik.
Kenapa bisa galau: ya karena tingkat kecemasannya tinggi, entah itu cewek malu di meja sendirian atau memang kesal sama kelakuan cowoknya yang sering lama di toilet melebihi lamanya standar cewek di toilet.  Ya sudahah, mencoba memahami pasangan masing dan menerapkannya dengan penuh kesabaran, akan meminimalisir “kegalauan”.harusnya bersyukur bisa memahami pasangannya secara langsung, coba kalau LDR?

2.       Galau Cinta Berada pada masa LDR:
Pada masa LDR (Long Distance Relationship) seperti ini, penggalauan atau tingkat kecemasan pada pasangan sangat tinggi sekali, misalkan, ketika lag isms-an, bbm-an etc, tiba-tiba si cowoknya lama membalasnya, si cewek jadi Galau, trus update status di facebook “si pacar lama cekali cih,,,, galauuuu gueehh!”
Kenapa bisa Galau: ya jelaslah, namanya aja jarang ketemu, atau malah sama sekali gak ketemu, kadang ketemunya aja setahun sekali, pas lebaran haji. Wajar bisa galau akut!. Tapi sekali lagi perlu sebuah pengertian, kepercayaan penuh dan saling memahami karakter pasangan adalah kunci berpacaran LDR agar langgeng. tentunya bisa meminimalisir ke-galau-an.

3.       Galau Cinta Berada pada masa Jomblo:
Sadar atau tidak disadari, saat jomblo pasti sering Galau, malah bisa dikatakan Galau Akut!, penggalauan pada masa jomblo sering terjadi karena keirian hati pada temen atau iklan di twitter yang penuh dengan  kata jomblo itu pahit atau keirian ingin sekali punya pasangan setelah melihat orang lain bermesraan.
Malah aku juga heran kadang mereka dengan mudah sekali menguasai ilmu Gombal, misalkan sicowok mau PDKT, “Hey dina, bapak kamu Tukang sate ya?” sicewek menjawab “kok tau?”. “..karena kamu telah menusuk-nusuk hatiku”, sicewek pingsan.
Maka tidak heran aku sering melihat di TL Twitterku  ada hastag #laskarjomblo bersliweran, yang dibuat jombloan se-Indonesia raya, mereka sering menggalaukan hidupnya disana.

4.       Galau Cinta Berada pada masa Cinta anak ke Ortu:
Penggalauan ini sebaiknya memakai istilah “cemas” saja, kurang pantas rasanya memakai “galau” kepada ortu, kurang sopan. “kecemasan” anak kepada Ortu terjadi saat mereka akan berpisah jauh maupun dekat dan berpisah sementara maupun selamanya. Kecemasan anak kepada ortu seringnya berujung pada sebuah “Doa”. Misalkan, anak mendoakan kepergian Ortunya yang akan pergi keSolo “hati-hati ya pak, awas jalan licin” atau “Ibu, semoga engkau selamat sampai tujuan dan diberi kesesehatan.”. sungguh indah pengalauan macam ini, penuh cinta kecemasan yang berujung doa. Penggalauan ini disebabkan karena cinta anak ke ortu yang susah dilukiskan.

5.       Galau Cinta Berada pada masa Cinta Kepada Tuhan.
Dan Galau ini juga gak boleh memakai istilah “galau”, tapi memakai istilah “bermunajat”, Galau cinta kepada Tuhan sering terjadi kepada manusia yang memiliki keresahan hati dan memiliki keyakinan bahwa kegalauannya bisa diatasi dengan “bermunajat” kepada Tuhan. Misalkan seseorang memarasakan kecemasan tidak lulus UN, maka untuk menghilangkan kecemasan itu dia bermunajat kepada Tuhannya, hilanglah kecemasan itu dan diberi kemudahan untuknya.
Penggalauan macam ini adalah penggalauan dasar dan tempat kembalinya penggalauan itu, tidak ada yang bisa menyembuhkan galau kecuali bermunajat kepada Tuhan.
Seperti kutipan ini dari Firman Allah  "Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram." (QS Ar Ra'd:28)”
Dan cinta semacam ini biasanya tertanam dan dimiliki oleh manusia yang hanya ingin mendapatkan keridhaan Tuhannya.

So, bagaimana? Jelask gak… jadi kenapa “cinta dekat sekali dengan galau?”. Jawabannya ada diatas,tapi itu Cuma sebatas contoh kecil penggalauan manusia saja,dan tentu ada catatan tentang penggalauan ini bahwa penggalauan itu mempunyai tingkat sendiri-sendiri sesuai dengan apa yang digalaukan.

Selasa, 06 Desember 2011

Liburan Ke Pulau Untung Jawa #Part.2



sampai di tengah-tengah laut yang berwana agak biru, udara memang gak panas karena angin yang membawa serpihan butir air dari lajuan perahu membuat adem dan ayem memandang sekitar, hemmmm dan kulihat kebelakang terlihat sepanjang pantai utara pulau jawa ada ancol, dkk. Sempat berfikir akhhh aku ternyata meninggalkan pulau jawa !!! walau Cuma ke pulau kecil yang bernama Pulau untung jawa  ,.

Kisah diatas adalah cerita sebelumnya yaitu Liburan Ke Pulau Untung Jawa #Part1

Lanjut cerita, dalam perjalanan ditengah laut itu banyak temen2 aku yang bermuka ceria dan gembira, seakan laut ini adalah permainan anak-anak di game zone. Lihatlah pemandangan yang indah, burung-burung berwarna hitam yang sering naik turun diatas air , kanan kiri ada pulau2 kecl yang terlihat jambul pepohonan saja terkecuali Pulau Untung Jawa yang  udah terlihat pasir putihnya karena kita hampir  sampai disana.
“Lebak,Lebak bulus,lebak bulus yang lebak bullus turun !” seru penumpang dari belakang entah siapa yang ngomong itu, dalam batinku “nglindur tu orang ini kan dermaga dan ini bukan terminal bus”. Kita sampai di pemberhentian kapal pengangkut wisata yagn bertarif Rp. 10.000. sempet goyang-goyang ketika kaki mau melangkah ke dermaga dan untung gak kejeblos.
Pas naik Kapal pemberangkatan

Huft… perjalanan kurang lebih  30 menit di laut terasa segar setelah menapak kaki di daratan, rasa senang dan bangga riang gembira karena ktia sudah sampai di Pulau Untung Jawa. Aku dan idoy berpoto-poto dulu di ujung dermaga, sedangkan teman2 yagn lain menuju dan meninggalkan dermaga, aku kira mereka lagi istirahat gitu, eh malah mereka juga poto-poto bersama “hoiiii tungguin aku, aku juga mau poto-poto bareng!” …. “JEPRETTT” poto udah jadi, aku liat posisi potoku gak close-up alias Cuma sebagian badan yang kena..ini potonya:
Setiba di Dermaga, aku ampir jatohh
















Di gapura pulau ini tertulis “Selamat datang di Pulau Untung jawa” dan juga ada papan-papan penunjuk arah berwisata. Jika kenan ada wisata ble ble ble … jika kekiri ada wisata bleb ble ble ….
Kami memutuskan untuk kearah kanan, disana ada pemandangan indah di pinggir pantai dan juga ada jembatan bakau,..dll
Perjalanan ke Pantai, lihat saking asyik nya mas angga mau Joget Goyang gayung :)
eh ada topeng monyet kalleee :D
Cukup menarik dan sepertinya tempat ini sangat recommended banget buat kalian yang ingin bercamp semalem atau dua malem bahkan setahun !, karena disini jg ada perkampungan milik penduduk setempat tapi kayaknya gak banyak penduduk aslinya. Di samping kanan ada Vila-vila buat menginap tapi harganya aku gak tau, tapi sepertinya mahal karena tau sendiri di kawasan wisata itu mahal-mahal… air minum mineral ajah sampai 6-7 ribu…perbotol.

Menghela nafas dan istirahat, yaitu pukul kurang lebih 10:00 WIB. kami memesan makanan dan tempat duduk tiker, sempat kami tawar-menawar biar lebih murah tapi tetep ajah si pemberi jasa ngotot ngasih banderol dengan harga Rp. 10.000,-/tiker kami ambil dua, soal makanan kami memesan gado-gado yang di kasih harga Rp.8000/porsi. Si fitri diem-diem bawa makanan dari rumah krupuk Palembang sama roti legit, lumayan buat ganjel perut.
Sambil menunggu makanan dan minuman, kami ngobrol ngalor ngidul dan menikmati pemandangan pantai ; lihat Panti ini dangkal sampai karang pun terlihat, ada anak-anak yang bermain di pantai itu dengan mengenakan Ban sebagai pelindung, sesekali ombak menghantam karang buatan dari beton yang ada di pinggir, percikan air yang disebut embun air  sempat menyentuh pipiku cessssss wah sepertinya enak ni cebur-cebur-an dipantai yang dangkal hehehe

Niatku terurungkan, karena daripada nyebur ke pantai mending makan dulu, yap, gado-gadonya udah datang.selamat makan.

Habis makan aku dan sebagian teman mendekati bibir pantai, berdiri diatas karang beton. Melihat dan menatap ke Ujung Pantai bagaikan seorang Penjaga Pantai yang sedang menyisir para pengunjung dari kejauhan. “hoiiiii minggir ! minggirrrr ! ombak nya mulai besarrr!!” terdengar suara keras sekeras piring yang dilemar ke tembok. Itu bukan suara aku atau temenku tapi bener-bener itu suara si Penjaga Pantai ! dia memperingatkan kepada para pengunjung untuk berhati-hati dan jangan bermain air di pantai dengan kondisi air yang sedang pasang. Pasang?ya, memang sudah biasa air pasang dikala menjelang sore, seperti pelajaran waktu SD itu, kalian masih ingatkan?

Tak terasa waktu begitu cepatnya,. Udah jam 2-an. Sebagian teman dan termasuk aku pergi ke mushola terdekat. Shalat dzuhur, hemmm ada kesan gak enak disana, yaitu ketika wudhu air nya asin.
Balik lagi ke Camp tadi, setelah berbincang-bincang rencana selanjutnya, maka kami memutuskan untuk jalan-jalan dulu di Jembatan bakau. Suatu jembatan yang bukan dibangun dengan pohon bakau maupun dari daun tembakau, ingat itu. Tapi jembatan ini dibuat dari beton dengan lebar kurang lebih 2 meter-an yang panjangnya gak diketahui, karena aku gak mengukur. Dengan tinggi Cuma setengah meter kalo gak salah, setiap 10 meter kalo gak salah lagi ada Gasebo untuk istirahat dan bermesraan,upss bermesraan? Ya bisa aja kan, karena itu gazebo cucok untuk kalangan LANSIA2 yang mau bernostalgia and kembali meraskan jaman mudanya.

 Hemmm suasana sangat sejuk dan indah, apalagi kalau ada indah dewi pertiwi, subhanallah ya…. Dan sepertinya aku jadi ingat dengan lagu masa kecilku “kiri kanan, kulihat saja, banyak pohon bakau… kiri kanan, kulihat saja, banyak pohon bakauu” tiba-tiba aku jadi merasa kecil lagi, lari sana-lari sini dan kecebur. 

Puas menikmati jembatan bakau, kami memutuskan untuk pulang, tapi sesampai di Gapura depan,kami berhenti, kami berubah rencana untuk langsung pulang, tapi kami mau menulusuri wisata yang sebelah kanan dari Penunjuk arah di gapura tadi. Ada wisata. salah satunya pemandangan Dermaga. Cukup jauh tapi setelah sampai disana cuukup menyenangkan. Pemandangan di dermaga yang gak ada apa-apanya itu alias dermaga yang Cuma cor-coran beton cukup indah. Dan pengunjung pun juga gak banyak alias sedikti. Hahaha… ya, kebanyakn mereka memilih wisata di sebelah barat atau sebelah kiri dari gapura.

Rupanya puas gak puas dengan pemandangan dermaga itu, kami tetap melanjutkan untuk berpulang, ya kami rasa ini saatnya untuk pulang karena jam sudah menunjukkan pukul 3 lebih. 
Di tempat pemberhentian kapal kami menunggu, menunggu dan menunggu. Ya menunggu dengan tidak sabar, rupanya gak di sini gak dijakarta sama ajah,MACET. Antrian panjang dan sesak memenuhi dermaga. 
Bersabung ….. episode selanjutnya…ya  Liburan Ke Pulau Untung Jawa #Part3

#Bocoran episode selanjutnya : “Kami sempat mau tenggelam!!!!”