Berkali-kali kita saling komentar
Berkali-kali kita saling kirim pesan
lentik jari tak bosan-bosannya membalas,tanpa harus mengucap...
kita akrab dan indah namun sebatas dunia maya
Kau memberi senyum tapi kau simpan wajahmu
bukan karena bercadar tapi kau tulis simbol senyummu
kau marah tapi aku tak mendengarnya
sepi, tapi aku bisa merasakannya
sungguh aneh bukan?
Ah, lemahnya aku…
Mengapa jua aku berdiri di ruang hampa tanpa tepi
Menanti sandaran hati bayang mimpi
Bila kaulah sandaran hati….
Tak pernah berarti rinduku ini
Aku tahu sekarang,ternyata..
Hidup ini adalah teka-teki di era modernisasi...
Puisi ini diikut sertakan pada kompetisi Puisi di blognya mbak stroberry rame rasanya