Kamis, 15 Oktober 2009

"SEBUAH KATA."

Apa sihh arti sebuah kata itu?? (ya kata itu gabungan dari huruf-huruf abjad dari A sampai Z….hehehe)

Kata itu sendiri ternyata beda lo sama kalimat, kalau kalimat adalah dari serangkaian kata-kata tapi kalau kata gabungan dari serangkaian huruf-huruf abjad.

Trus sebuah kata itu hanya satu rangkaian saja enggak ada spasi diantara huruf-huruf itu…(setahu saya di pelajaran sewaktu zaman SD,hihi..)

Misalnya Lilian pergi ke pasar –la…yang namanya sebuah kata itu terdapat pada 1.Lilian.2. pergi.3.ke.4. pasar- tapi ada pengecualiannya pada no.1 sebuah kata yang menunjukkan sebuah nama, no.2 menunjukkan makna kata kerja,no.3 menunjukkan kata sambung , dan yang no.4 menunjukkan tempat ….sedangkan serangkaian kata-kata itu (Lilian pergi ke pasar) adalah sebuah kalimat.

Nah tadi itu pengertian sebuah kata yang saya masih inget-inget di masa saya masih di bangku sekolah,tapI setelah saya lepas dari bangku sekolah saya terkadang ingin mengetahui kekuatan yang tersimpan dari makna sebuah kata itu sendri …bahwa sebuah kata itu sangat penting perannya pada kelangsungan kehidupan manusia sendiri, dari manfaat sebuah kata manusia bisa saja mendapatkan segalanya di Dunia maupun di Akherat kelak..(kok bisa ya…???)

Tentu kita terutama manusia yang Natiq (berakal) seharusnya memahami kata-kata yang keluar dari mulut lawan bicara.

Para petinggi-petinggi gedung senayan misalnya,kita mungkin masih ingat saat para calon legislatif mencari dan merekayasa sebuah kata untuk kebutuhan kampanyenya agar sebuah kata itu mudah di ingat dan yang pasti dapat menghasilkan dukungan.

Truz ada juga dikalangan anak muda sekarang (kawula muda) masa-masa puberitasnya yang identik dengan “pencarian cewek”, dengan penuh “pengorbanan” mereka mencari sebuah kata yang indah dan memikat agar saat “menembak” enggak ditolak,hehe

Padahal enggak perlu sebegitunya para petinggi dan kawula muda mengorbankan sebuah kata,sebuah kata adalah bersih dan suci tapi bisa mengkotorkan dan me-najis-kan bagi mereka yang terlalu over dan salah mempergunakannya.

Dalam memikat lawan bicara sebenarnya sederhana saja ingat kata pepatah jawa “tresno jalaran kulino” dengan begitu kita enggak perlu sampai mengorbankan sebuah kata dengan kata lain kalau ingin memikat dan ingin dipercaya dekatilah lawan bicara(si target) dengan kasih sayang dan perhatian penuh.

So, hebat ya kekuatan sebuah kata itu.sampai- sampai dengan sebuah kata mereka bisa mengejar karir,huff….masyaallah..
Maka dari itu kita jangan “aneh-aneh” dengan sebuah kata Oks,..!,Agana Islam aja ngajarin “ dari pada banyak bicara lebih baik diem”….coz biasanya ne,,mereka yang banyak bicara Cuma omong kosong dan omong kosong itu enggak jauh dari dosa lo..hiiii takuat ahhh..tapi enggak berarti tidak boleh banyak bicara,bagi mereka yang udah tau hukum memepergunakan(sifat kehati-hatian karena takut pada sang kholiq) sebuah kata sah-sah aja..misalnya orang yang diberi amanah untuk berdiplomasi(rembukan) untuk kepentingan Negara.

Nah !!! gimana …??? Mau ada yang sekedar main-main dengan sebuah kata ???

2 komentar:

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

dari kata-kata akan tercipta kisah dgn sejuta makna.

Muchamad jengki tommy yanto mengatakan...

tak hanya sejuta makna??? melainkan sejuta sepasang mata bisa termakna...