Selasa, 02 Februari 2010

SEMANGAT ITU PERLU ADA AGENDA!


Adalah bentuk sebuah semangat ketika kita tersenyum :D? kayaknya kita harus meng-iyakan secaara gitu masa’ semangat harus cemberut L??? Aneh kan?

Factor Semangat menurut saya, menurut saya lo? Ada dua factor nasehat dan factor kesadaran.dan apabila ada factor bearti ada akibat atau reaksi berekspresi.namun reaksi berekspresipun juga tidak akan sama artinya kedua factor semangat itu akan berbeda dalam reaksi berekspresi entah dari factor nasehat atau kesadaran.


Taruh saja factor nasehat, siswa yang sedang ditegur dan dinasehaati oleh guru BP aga tidak mengulangi perbuatan yang jelek seperti tidak boleh memakai gelang, baju harus dimasukkan dan jadilah siswa yang berprestasi, spontanitas siswa hanya meng-angguk-angguk saja dan kita tidak tahhu apakah siswa itu akan dan kapan merealisasikan.



Seperti yang pernah saya dan teman2 saya alami, saya dan teman saya akan “melaksanakan tugas” nasehat itu 3 sampai 5 hari nati tidak mungkin hari berikutnya rasa seperti disuruh dan memang kita tidak terima bila kita dinasehati.tapi lambat laun kami juga sadar bahwa itu adalah tugas siswa dan nasehat itu adalah motivasi agar kami lebih baik dari sekarang.



Berbeda dengan factor semangat dari keadaran, factor ini saya dan teman-teman rasakan lebih “mengena” artinya tanpa ada paksaan dan memang itu pelajaran yang kami ambil dari perilaku orang lain.dan spontan kami lakukan atau langsung ada semangat!


Factor kesadaran memang bukan tersirat maupun tersurat, ia datang dengan ssendirinya dan kebetulan cocok dengan keadaan dan kemauan yang sedang dialami. Misalnya ketika kita menonton pemberitaan ditelevisi dan kebetulan kita “kasmaran” menjadi presenter, spontanitas kita akan menirukan gaya dan perilaku si presenter. Dan factor ini sangat efektif sekali bagi perkembangannya kedepan.

Alangkah baiknya kedua factor semangat itu tetap sinergi dan bukan satu saja yang menjadi pilihan untuk menumbuhkan semangat, melainkian perlu terobosan yang lebih mengukuhkan kedua factor semangat itu agar serasi dan berjalan seirama dengan kehidupan kita.

Misalnya dengan kita membuat scadul atau mengagendakan target gol dalam 1hari,3hari, seminggu, 1 bulan bahkan satu tahun.dengan begitu semangat akan lebih terkoordinir dan sewaktu waktu semangat akan tumbuh.



Karena tanpa ada yang menjembatani antara factor nasehat dan kesadaran alhasil NOL, adalah mengagendakan GOL pada sitem periodek yang kita tentukan itu yang menjembatani tumbuhnya semangat.oke..!

4 komentar:

Penikmat Buku mengatakan...

semangat. klo saya koq lebih merujuk ke mud yah...hehehe, makanya KO terus semangatnya :P makasih artikelnya

Muchamad jengki tommy yanto mengatakan...

yah boleh juga merujuk ke mood,tapi kalau mood ga enak terus,,,gimana coba?.egak ada semangat dunk...hehhe

tapi its okelah...

thanks komentnya...

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

met malam bawain otak2

Muchamad jengki tommy yanto mengatakan...

met malem juga mbak...aku gak biasa bawain otak otak tapi bisanya cuma otak otik je,,,,he