Rabu, 30 Januari 2013

Aku Belajar Banyak Hal di Blogger Nobar Indonesia Mencari Bakat


email yang mengejutkan!

Hiyak !
Sebelas hari paska perayaan tahun baru 2013 aku dapet email dari panitia #100BloggerNobarIMB putaran final. Gak nyangka aku bakal masuk daftar blogger-blogger yang diundang untuk nonton bareng IMB, Salah satu program talent show bergengsi dan aku akhirnya bisa berkunjung ke markas besar trans tv tentunya.

Dimana dari dulu aku pengen banget berkunjung ke studio trans tv dengan cara bukan sekedar “main” saja tapi seenggaknya ya di undang. Iya, kalau Cuma main ke markas trans tv saja aku bisa, liat gedung dan seragam kebanggaan mereka, tapi bukan seperti itu yang aku mau, ke markas trans tv sambil belajar apa dan bagaimana suatu program tv itu disajikan dengan plan, strategy dan preparations yang baik agar bisa tersaji dengan apik dilayar tivi dan memuaskan dimata pemirsa, tentunya. Dan disini aku diberi kesempatan untuk belajar bagaimana mengolah program tivi agar bisa tayang apik. Dan yang paling gila adalah program tivi nya bersifat live. Wow sekali bukan? Apapun bisa terjadi dan langsung terekam baik gambar maupun suara secara live di layar tivi. Sekali ada kesalahan sedikit leyaplah program itu dimata pemirsa. *geleng-geleng*

Sebelumnya dalam ceritaku ini aku gak banyak membahas tentang peserta IMBnya, karena pertama aku bukan jurinya, kedua karena aku lebih tertarik dengan proses pembuatan acara IMB itu sendiri yang terlihat sempurna dilayar tivi, aku penasaran ingin belajar.
Indonesia Mencari Bakat (ruang jumpa blogger)


Tapi sebelumnya (lagi), sebenernya IMB itu apa sih? Bukan Ijin Membangun Bangunan loh ya… jadi menurut situs resminya IMB adalah ajang pencarian bakat anak-anak bangsa yang dikemas dalam sebuah program bergenre talent show. Program ini merupakan buah pemikiran putra putri bangsa; dirancang, diciptakan, dan juga akan diikuti oleh anak bangsa. Nah, jadi sudah seharusnya program ini menjadi salah satu program kebanggaan kita, karna INDONESIA MENCARI BAKAT adalah program asli Indonesia!

udah jelaskan, oke cerita dimulai….

Setelah bertanya-tanya sama ibu hebat yang sedang membersihkan sampah jalanan dan beberapa satpam gedung-gedung tinggi disepanjang jalan kapten tendean, akhirnya aku bisa menemukan markas trans tv. Dalam hati aku berkata, Hebat ya stasiun tivi bisa bertingkat-tingkat seperti ini, perasaan stasiun gambir Cuma beberapa lantai saja deh… (halah… udah tom gumunannya…)

Setelah motor diparkir, aku dan satu temen kenalanku sebut saja namanya mawar (aku lupa namanya, tapi orangnya cowok) #LahCowokKokNamanyaMawar? #SukaSukaGueDonk. aku kenal dia baru saja diparkiran tadi. sampai didepan gedung aku liat kolam ikan, eh bukan ding, Tapi kolam yang ada air mancurnya yang sering muncul di ranking 1, supertrap, ovj, etc. jadi sekali lagi, oh ini toh tempat yang buat syuting…(udah, tom gumunannya…udah)

Beberapa temen blogger sudah menunggu didalam gedung yang terlihat dari luar, dan disitu aku menangkap sosok maria,pak  dani, dan satu lagi…. Mbak mira (ini juga baru kenal), sempat cekakak-cekikikan sama mereka lalu aku registrasi dan kami pun digiring, yaelah gitu banget bahasanya tom, maksudnya dipersilahkan untuk segera memasuki ruang “jumpa pers” dilantai 3. Wew, ruang jumpa pres? Iya biasanya ruang itu untuk jumpa pers kalau ada program-program tivi baru dan lain-lain kepada teman-teman media. Berarti blogger termasuk jurnalis dong? Iya dong jurnalis ngeblog, muehehe.

Ada mas MC Gokil yang membawakan acara, namanya mas baron, aku curiga nama lengkapnya, baron 5 atau pantai baron. *lalu dikeplakin mas baron*. Mas baron memperkenalkan beberapa narasumber yang akan dimintai keterangan terkait program unggulan trans tv IMB yang tayang setiap hari sabtu dan minggu (haelah bahasanya kayak Humas Polri aja…) ada Sulistyohadi sebagai Supervisor Marketing PR trans tv, Tegar Bangun (tegar bangun aku mengerjarmuuu, namun dirimu tak mau mengertiiiii... uwo uwoooo) sebagai Produser IMB, Teuku Muda sebagai Kreatif program IMB, dan Karel Anderson perwakilan dari blogdetik.
kiri: teuku muda, tegar, karel, sulityohadi


Okesip, sebelum berlanjut cerita aku mau menegaskan bahwa aku sama sekali gak mirip sama mas tegar bangun, aseli gak mirip, Sumpeh demi kecoak sial keinjek sepatu!. Aku tu Cuma mirip kayak orang kelaparan sebab saat masuk keruang acara dan gak lama aku dikasih nasi box. (dasar anak kost…).
ini muka-muka lapeeeeer sama maria -,-


Lupakan nasi box dan muka aku. Satu dari dua tempat (jumpa pers dan studio 1 trans tv) sinilah aku bisa mengambil buaaaanyak pelajaran mengenai seluk beluk program tivi. Mulai dari bapak Sulistyohadi yang menerangkan banyak hal mengenai IMB yang sudah tayang dari tahun 2010, dimana program IMB ini bukan hanya ajang mencari traffic populer dan wadah iklan semata melainkan benar-benar suatu ajang mencari bakat yang benar-benar mencari, menggali, mendidik dan menginspirasi. Aku salut dengan IMB ini.
kiri: tegar bangun, karel, sulistyiohadi













Disini juga mas tegar bangun yang katanya bukan mirip aku ini *halah..* juga menerangkan apa dan bagaimana cara mengolah acara IMB ini agar tayang lebih sempurna dan tidak terjadi cacat dilayar tivi. Tidak sampai disitu juga, mas tegar juga menerangkan dan menjelaskan dari pertanyaan-pertanyaan blogger yang ‘tajam’. Misalkan soal nasib dan cara memanagement peserta IMB yang masih sekolah dan bagaimana kalau yang ikut itu adalah anak jalanan dan lain sebagainya. Mas tegar menjelaskan bahwa peserta yang masih sekolah diberi fasilitas home school dengan terlebih dahulu berkonsultasi dengan keluarga peserta dan pihak tempat sekolah si peserta, bahkan saat karantina peserta diperbolehkan membawa gadget/hape agar selalu terhubung dengan sanak-saudara handa taulani yang selalu mensupport dan memotivasi, asal saat latihan gadget/hape tidak mengganggu saat latihan.

Disinilah salah satu letak tanggung jawab IMB itu, mereka memberi solusi untuk masalah pendidikan dan keluarga peserta. Untuk peserta yang dari anak jalanan mas tegar mengambil contoh para alumni-alumni IMB terdahulu, yaitu klanthink, mereka adalah peserta yang asalnya adalah pengamen jalanan. Pokoknya semua terjamin kalau sudah dikarantina di IMB termasuk makan, perlengkapan manggung, etc. so why not? Siapa aja boleh ikut.

Teuku muda juga menjelaskan tugas dan apa saja yang dilakukan oleh tim kreatif dalam program IMB ini, sungguh tanggung jawab yang luar biasa setelah tanggung jawab mas tegar sebagai produser, dimana tim ini semaksimal mungkin bekerja agar acara bisa berjalan lancar, fresh dan tampak menarik dimata pemirsa. Aku membayangkan kalau aku jadi tim kreatif IMB apa yang musti aku lakukan ya? mengatur sana-sini, sini-sana… ah mumet, mending pingsan aja. Jempol 2 deh buat tim kreatifnya. :D
Teuku muda sedang menjelaskan tugas dan pertanyaan2 Blogger


Setelah keempat para narasumber menjelaskan panjang lebar dan tentunya banyak pelajaran yang diambil, mas baron 5 memperhadirkan 3 finalis IMB untuk sharing bersama blogger. Ketiga finalis itu adalah si Ardhy Dwiki Friananta, Sandrina Mayaza Azzahra, dan Yohanna Harso. Sayangnya si pelukis pasir Vina gak bisa dateng padahal aku ngarep lho… heuheu. Mereka akhirnya sharing tentang perjalanan mereka bisa lolos ke IMB, misalkan seperti si Ardhy yang hanya iseng aja daftar di IMB. Padahal kalau aku iseng daftar IMB, aku curiga aku gak bakal diterima tapi kok si ardhy diterima ya? harusnya ardhy bilangnya ‘ini kehendak Tuhan’. :))
kiri: Yohanna. Ardhy, Sadrina, Teuku muda, karel, sulistyohadi


Sesi demi sesi acara terlewati sampai setelah break untuk makan snack, game kecil-kecillan pun dimulai. Yaitu para blogger disuruh untuk menulis untuk menceritakan apa saja yang dilakukan setelah bangun tidur tadi pagi dalam kurun waktu 5 menit! Yes, lima menit coy. Bagi blogger yang gak biasa nulis cepat disini blogger mau gak mau harus menulis secepat kilat. Karena akan dipilih 3 pemenang yang akan diundi. Disesi ini blogger pada diem dan tampak serius, aku pun juga serius tapi aku sih lebih serius lagi saat sesi lamar calon istri sih nanti… (gombal banget!). 
Ssstt...Bloggernya lagi ciyus!


Game pun selesai dan akhirnya aku gak beruntung, aku gak menang. Mungkin karena aku Cuma serius aja kali ya, kan kalau serius banget pas lamar calon istri…. (okeskip, ini gak nyambung)

Karena waktu sudah mulai sore pakek banget maka acara jumpa bloggernya diakhiri dengan banyak pelajaran yang bisa diambil. Mas baron akhirnya mempersilahkan para blogger untuk segera mempersiapkan diri memasuki ruang studio 1 trans tv yang biasa buat syuting live IMB dilantai dasar. Sebelum memasuki ruang terlebih dahulu para blogger di briefing, dimana saat didalam penonton gak boleh berisik, gak boleh bawa makanan, gak boleh minum, gak boleh asal jeprat-jepret sembarangan (flash kamera harus dioffkan), apalagi boker dicelana sangat tidak diperbolehkan!
blogger tertip! bdw, mas erfano lagi ngapain itu (baju kuning)

tampak ruang depan dari balkon atas.
Memang peraturan ini sangat ketat karena menyangkut kesuksesan acara IMB yang disiarkan secara live. Maka dari itu tim IMB sangat berhati-hati soal ini, penonton diajak kerja samanya. Terlihat saat memasuki ruang pun gak boleh asal masuk sembarangan apalagi desak-desakan kayak di halte busway, oleh tim IMBnya blogger dibagi kelompok, kelompok yang bawa kamera DSLR sama kelompok yang gak bawa kamera DSLR. Semua masuk perkelompok dengan tertib.

Sampai didalam, seperti dikartun sinchan kalau kaget dia jatuh. Aku kaget, aku  kira studionya seluas lapangan bola, sedalam samudera dan setinggi langit diangkasa (okesip ini over), ternyata gak terlalu luas, dan hebat ya kameranya, eh hebatan lagi kameramennya yang ambil gambarnya bisa menghipnotis pemirsa seakan studionya luas.

Aku naik keatas, disana ada kursi yang sudah disediakan untuk para Blogger, disini ada dua point yang aku bisa ambil. Pihak IMBnya sangat oke banget sampai-sampai blogger dikasih tempat duduk istimewa yang jelas banget kalau lihat peserta IMB saat dipanggung. Kedua ternyata setiap kursi sudah diberi porsinya masing-masing, untuk sponsornyalah, untuk para pendukung si ardhy lah, si Vinalah, si Yohannalah, dan lain-lain. Semua terorganisir rapi, aku suka itu.
selain blogger dilarang duduk disini! muehehe.


Dari atas aku bisa melihat keseluruhan aktivitas baik kru IMB, peserta IMB maupun penonton yang lain. Dan jangan bilang Cuma ada 1-2 kamera disana, disana banyak kamera disemua sudut ada, kameranya canggih-canggih semua. Tempat posisi aku duduk seperti Ini yang aku inginkan padahal ada kursi dibarisan tengah untuk Blogger yang lebih focus didepan tapi aku tidak memilih karena aku pengen belajar mengamati aktivitas berjalannya suatu program dari awal persiapan sampai akhir acara.
krunya lagi sibuk! tapi keren ya.. :D


Saat gladi bersih, semua kru sibuk mengatur pengcahayaan,focus kamera,efek-efek aksesoris, sound system, peserta IMB dan bintang tamu seperti mbak Krisdayanti. Semua dipersiapkan secara matang dan rapi! Keren.

Saat acara dimulai secara live, sebelumnya kru IMB memberi arahan dengan memberi penjelasan kesekian kalinya kepada para penonton agar saat recording live tak satupun penonton diperbolehkan main jeprat-jepret kamera apalagi flash kameranya on. Dan diharuskan ketika ada ‘kode’ tertentu dari kru maka penonton harus melakukan apa yang dikodekan oleh kru. Misalnya, kedua tangan kru IMBnya mengangkat kedua tangan berkali-kali atau bertepuk-tepuk sambil bilang “yeyeyeye” maka penonton menirukan sambil teriak seru, ini biasanya dilakukan saat kamera mulai recording acara dimulai setiap sesinya. Atau saat si Omesh membawakan acara, kru memutar seperti menggulung kedua tangan (susah jelasinnya.. -..-" ) itu tandanya terus speaking dan sedang recording. Dan masih banyak kode-kode menarik lainnya.
tim kreatifnya: Harap tenang! omesh lagi didepan kamera!

Aku salut sama kameramen yang suka mengambil gambarnya dengan mengelilingi objek kamera. Dengan didampingi satu kru menjaga keseimbangan cameramen yang ambil gambar agar hasil gambarnya bagus. Itu keren banget! susah payah mereka ambil gambar hanya untuk hasil yang memuaskan untuk para pemirsa.
Adegan Horor kameramen saat ambil gambar mengelilingi KD.
jangan bayanin kameramennya jatoh ya.. -,-

Belum lagi ada ada satu kru yang sangat sabar pakek banget, yaitu kru yang mengatur penonton. Wow sekali peran dia, berkali-kali mengingatkan kepada penonton agar tidak berisik dan mengambil gambar dengan kamera (flash), pernah saat itu ada ibu-ibu yang anaknya rewel saat recording berlangsung, maka setelah recording selesai (break iklan) kru itu memberi penjelasan kembali dan memberi solusi yang bijak agar anaknya tidak rewel, padahal dari awal peraturannya adalah gak boleh ada anak-anak yang boleh masuk studio. Tapi karena ‘kemakluman’ maka mau tidak mau kru itu harus sabar dan memberi arahan agar tidak ada yagn sakit hati. Amazing deh..

Semua kru bekerja sama satu sama lain dengan terorganisir, apik dan keren. Maka wajar kalau acara IMB sangat terlihat bagus dilayar tivi. Satu sama lain saling menguatkan.

Oia, sedikit pengamatan aku tentang para finalis IMB yang aku tonton secara langsung. Malam itu ada penampilan Josua Pangaribuan berkolaborasi dengan Krisdayanti membawakan lagu “Makin Aku Cinta” yah walaupun masih anak kecil tapi suaranya okehlah tapi kata mbak KD jhosua kurang bisa menghayati seperti kangmas anang (ciyeeeh), kemudian ada penampilan Street Pass Junior yang ngedance dengan kostum ala Sailor Soldiers. Aku sendiri kaget dengan penampilan Abby Galaby yang malam itu membawakan lagu Yang dipopulerkan oleh David Guetta feat Sia – Titanium, setelah vina dia paporitku banget. nah ada penampilan Sandrina yang malam itu membawakan tarian perpaduan Tari Jaipong dan Tari Remo, ini anak kecil ini hebat kalo nari tapi kalau suruh ngomong susah seperti waktu jumpa blogger, sadrinacuma bilang “iya” “tidak” “senang” etc.

Akhirnya Si pajtar Vina tampil, malam itu vina melukis di sebuah papan hitam anehnya lukisannya gak kliatan (nahlo ghaib…) baru setelah di lempar serbuk emas barulah terlihat hasil lukisannya, keren!

Saat penampilan Yohanna para penonton semuanya diam terpukau karena memang bakat pole dacenya sangat bisa menghipnotis, apalagi dengan backsoundnya yang cocok sama dancenya. Dan ada satu peserta lagi yang belum aku sebutkan, dia adalah Ardhy Dwiki dengan bakatnya lyrical dance dimana siardhy ini udah bikin bbm ku heboh karena banyak temen yang nanyak ‘nanti kalo ketemu si ardy dipotoin ya’, ‘nanti kalo ketemu ardhy tolong diciumin ya’, memang bakatnya keren apalagi settingan dancenya adalah perpustakaan dan kostumnya yang unik elegant. Aku suka ending dancenya (kalo aku ardhy udah tak cium beneran) *dikeplak*

Okeh sepertinya ceritaku panjang sekahaliii ya… sampai-sampai kalian yang baca habis 2 gelas kopi (sok tau lu tom!) jadi ?

Jadi Disini, diacara Nobar IMB 100 Blogger aku bisa mengambil banyak pelajaran, bahkan banyak sekali. Aku jadi tahu program IMB ditrans tv itu sangat mendidik dan patut kita beri apresiasi karena sudah bisa menginspirasi seleuruh generasi muda bangsa untuk mempercayakan diri bahwa mereka memiliki banyak bakat dan bakat itu bisa disalurkan di IMB ini. Dan satu point lagi adalah aku jadi tahu bahwa untuk mewujudkan suatu program yang memotivasi, menginspirasi, mendidik seperti IMB ini tak hanya konsep program itu saja tapi perlu ketelitian, keuletan, kekompakan, kesabaran, dan persiapan matang dalam proses pengemasan dan pengolahan suatu program acara itu sendiri, apalagi yang bersifat live. 

sumber gambar pribadi, maria dan doc trans tv.

1 komentar:

Nchie Hanie mengatakan...

Seruuuu abiss..
huuu ramenya..
ngebayangin 5 orang blogger aja ngumpul rame, nah ini 100 blogger mantabs..!!

selamat ya udah terpilih diantara 100 blogger :D